Kerusuhan dan kebakaran usai buka puasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tanjung Gusta Medan, membuat sedikitnya 200 napi berhasil kabur. Kepolisian mengatakan di antara yang kabur ada belasan napi kasus terorisme.
Boy mengatakan kericuhan terjadi karena air dan listrik mati dari jam 5 subuh. Pada pukul 17.30, lanjutnya, para napi berontak dan menjebol pintu utama serta membakar ruangan kantor. "Jumlah tahanan Tanjung Gusta saat ini ada 2.599 orang," ujarnya.
Pantauan VIVAnews, saling lempar juga terlihat di halaman lapas. Puluhan pemadam yang berusaha memadamkan api mendapat serangan perlawanan dari tahanan di dalam lapas. "Kami memadamkan api dapat lemparan dari dalam. " Kata seorang petugas pemadam kebakaran.
Humas Dirjen Pemasyarakatan, Kemenhukham Akbar Hadi, mengatakan bahwa api sudah mulai dipadamkan. Tidak kurang 15 mobil pemadam diturunkan ke lokasi.
Pengejaran dilakukan dengan koordinasi Brimob dan Polda Sumatra Utara. Untuk mengamankan lokasi, Boy mengatakan sudah disiagakan ratusan personel gabungan. "Saat ini petugas polri gabungan TNI sudah berjaga sekitar 500 personel lebih," ujar Boy.(VIVAnews)
Post a Comment